HUBUNGI KAMI :

 

- PNS RentCar Solo -

--------------------------------------------

Wiratmo / Ratih

08122624335 - 08156747431

(271)-7072032 - (271)-7058100

-----------------------------------------

Alamat :

Jl. Duku no: 36 Solo

( di sebelah Hotel Sunan Solo )

Email: wiratmo@yahoo.co.id

 

 

 

Kebo Kiai Slamet

 

Bagi masyarakat Solo, dan kota kecil di sekitar Solo (Karanganyar, Sragen, Boyolali, Klaten, Sukoharjo, dan Wonogiri) Kerbau Bule Kyai Slamet bukan lagi sebagai hewan yang asing. Setiap malam 1 Sura menurut kalender Jawa, atau malam tanggal 1 Muharam menurut kalender Islam /Hijriah, sekawanan kebo keramat ini selalu di arak atau dikirab, menjadi cucuk lampah sejumlah pusaka keraton.

 

 

Acara ritual kirab malam 1 Sura itu sendiri sangat ditunggu-tunggu masyarakat. Ribuan orang tumpah ruah di sekitar istana, juga di jalan-jalan yang akan dilalui arakan kirab. Masyarakat meyakini akan mendapat berkah dari keraton jika menyaksikan kirab.

Kirab itu sendiri berlangsung sedang malam, umumnya pas sedang malam, tergantung “kemauan” dari Kerbau Kyai Slamet. karena, adakalanya Kerbau keramat baru keluar dari kandang selepas pukul 1 dini hari. Kirab puasaka ini seutuhnya benar-benar sangat tergantung pada Kerbau keramat Kyai Slamet. Bila saatnya tiba, umumnya tanpa mesti digiring kawanan Kerbau bule akan berjalan dari kandangnya menuju halaman keraton. lantas, kirab pun diawali. kawanan kerbau keramat akan ada di barisan paling depan, mengawal pusaka keraton Kyai Slamet yang dibawa para abdi dalam keraton. kerumunan orang pun menyemut dari keraton sehingga di sepanjang perjalanan yang dilalui arak-arakan.
Dan inilah yang menarik, masyarakat Solo menyikapi kekeramatan kerbau Kyai Slamet sedemikian rupa, hingga cenderung tidak masuk akal. Mereka berjalan ikuti kirab, saling berebut berupaya menyentuh atau menjamah tubuh Kerbau bule. Tidak pula cukup menyentuh tubuh Kerbau, orang-orang terus berjalan di belakang kerbau, menunggu sekawanan kerbau bule buang kotoran. Begitu kotoran jatuh ke jalur, orang-orang pun saling berebut mendapatkannya. Tidak masuk akal namun mereka meyakini bahwa kotoran sang kerbau akan berikan barokah, keselamatan, dan rejeki berlimpah. Mereka menyebut berebut kotoran tersebut jadi sebagai kebiasaan ngalap barokah atau melacak barokah Kyai Slamet
 

sewa mobil Solo Putra nusantara

 

Sedikit Seluk Beluk Kota Solo

 

Berbagai macam kekayaan warisan peninggalan nenek moyang, keragaman dan aneka macam budaya Jawa Tengah kental dan identik dengan bentuk karakter kota Solo sebagai salah satu kota terbesar di Jawa Tengah. Anggunnya kota ini telah memberikan keindahan tersendiri untuk wajah Jawa Tengah. Khususnya keanggunan culture “roso tepo sliro, ewuh pakewuh, lemah lembut, sikap menghormati dan sopan santun” masyarakat Jawa Tengah yang selalu welcome terhadap setiap orang.


Karakteristik wong Solo ini semakin klop dengan icon kota Solo sebagai kota yang dikenal dengan sebutan BERSERI… Bersih Sehat Rapi dan Indah. Bukan saja keindahan kota secara fisik, tetapi kota Solo juga identik dengan julukan kota yang ramah, bersahabat dan sekaligus sebagai kota penuh harapan.
Hal ini tidaklah mengherankan karena di kota ini kebersihan serta budayanya sangat dijaga dengan serius oleh seluruh komponen masyarakat dan didukung oleh Pemkot Solo.
Sebagai contoh proses penjagaan kebersihan adalah proses pengerukkan sungai Pepe di Nusukkan yang mengalami pendangkalan sungai selalu di lakukan secara periodic hingga sungai ini tampak asri dengan aliran sungainya lancar sampai ke Bengawan Solo.


Di kota ini terdapat banyak lokasi yang dapat dijadikan obyek wisata mancanegara ataupun domestic. Tersebutlah sebuah misal: Keraton Solo, baik Kasunanan maupun Mangkunegaran. Di sini wisatawan dapat melihat museum yang menyimpan berbagai peninggalan jaman dulu. Mulai dari berbagai macam senjata jaman dulu, kereta kuda, alat kesenian, dan bangunan bangunan kuno bersejarah. Ada juga berbagai peninggalan budaya yang berupa suatu kebiasaan adat istiadat peninggalan para leluhur Jawa seperti acara Grebegan dan Kirab Pusaka serta banyak lagi yang lainnya.
Peninggalan adiluhung yang berupa upacara kebiasaan istiadat budaya Jawa yang sakral dan hingga saat ini masih melekat erat dan senantiasa di jaga serta di pelihara di keluarga kerajaan keratin. Sungguh merupakan budaya yang tidak dapat terbeli harga nya sebab sebab tiada duanya ada di dunia ini.
tak hanya keraton di Solo, anda dapat berkunjung ke museum juga dan berbelanja kain batik atau oleh-oleh khas kota Solo. Juga tersedia berbagai pilihan wisata kuliner khas Kota Solo, mulai dari nasi liwet hingga minuman sekoteng atau jahe gepuk Pak Man yang ada di pinggir rel kereta api di daerah Purwosari. Semua pas banget dinikmati sembari menikmati angin malam di Kota Solo.
Atau lebih lengkap dan banyak pilihan kuliner, Anda dapat menuju ke GALABO pusat kuliner Solo di daerah pusat kota Geladag… semua jenis makanan tersaji di GALABO.
Ini adalah sekelumit ulasan gambaran soal
Untuk anda yang berkeinginan berkunjung ke kota Solo dan memerlukan layanan sewa mobil murah di Solo, kami menyedian jasa sewa mobil Solo yang bersahabat lengkap dengan pemandu wisatanya. Pemandu wisata untuk city tour langsung bisa dihandle oleh driver yang akan mengantar perjalanan Anda. Sehingga para tamu tidak perlu lagi mengeluarkan biaya lebih, karena pemanduan wisata include dengan driver kami.

Nilai ekstra saat menggunakan jasa sewa mobil Solo murah ini adalah pemanduan City Tour dapat diperoleh dengan cuma Cuma, karena ini adalah salah satu strategi di rental kami untuk bisa memberikan layanan berasas kekeluargaan kepada pelangan. Sehingga pelangan bisa merasa lebih puas mengunjungi Kota Solo.
Layanan semacam ini belum tentu bisa didapatkan di jasa rental mobil Solo yang lain.


Jadi, mengapa harus meilih jasa rental mobil yang lain ?

 

 

ARTIKEL KITA

 

mengisi liburan sekolah

keaneka ragaman budaya Solo dan rental mobil di Solo

 

Putra nusantara solo

 

Mengapa justru kawanan kebo bule tersebut yang menjadi tokoh utama dalam tradisi ritual kirab malam 1 Sura?

 

Menurut penjelasan Kepala Sasono Pustoko Keraton Surakarta Gusti Pangeran Haryo (GPH) Puger, kirab pusaka dan kerbau sebenarnya berakar pada tradisi semenjak dan sebelum munculnya Kerajaan Mataram, pada prosesi ritual wilujengan nagari.

Pusaka dan kerbau merupakan simbol keselamatan. Pada awal masa Kerajaan Mataram, pusaka dan kerbau yang sama-sama dinamai Kyai Slamet, hanya dikeluarkan dalam kondisi darurat, yakni saat pageblug (wabah penyakit) dan bencana alam.


Pusaka dan kerbau ini diharapkan memberi kekuatan kepada masyarakat. Dengan ritual kirab, Tuhan akan memberi keselamatan dan kekuatan, seperti halnya Ia memberi kekuatan kepada pusaka yang dipercaya masyarakat Jawa memiliki kekuatan” ungkapnya.

 

 

-------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------

HOME  -  OUR PROFILE  -  RENT SERVICE   -  PRICE LIST  -  HOT PROMO  -  PAKET WISATA